Friday, August 10, 2012

Pengertian Tindakan Preventif Represif Persuasif Kuratif Beserta contoh kasusnya

 Lihat juga


 Pengertian Tindakan Preventif Represif Kuratif Beserta contoh kasusnya
KLIK DISINI UNTUK DAPAT MENGCOPY
  • Preventif
Tindakan preventif; yaitu tindakan yang dilakukan oleh pihak
berwajib sebelum penyimpangan sosial terjadi agar suatu
tindak pelanggaran dapat diredam atau dicegah. Pengendalian
yang bersifat preventif umumnya dilakukan dengan cara
melalui bimbingan, pengarahan dan ajakan.

Contoh kasus:
Contoh kasus Lainnya >>



Laskar Merah Putih Gelar Penyuluhan Narkoba di Sekolah

(Analisa/istimewa) Anggota DPRD Medan Drs Jhony Nadeak (kiri), didampingi pengurus Laskar Merah Putih Kota Medan Mangatas Siagian, memberikan keterangan kepada wartawan usai penyuluhan anti Narkoba di SMK TR Raksana Medan pekan lalu.

Medan, (Analisa). Markas Cabang Laskar Merah Putih Kota Medan mengelar penyuluhan Narkotik dan Obat Terlarang (Narkotik) kepada pelajar di Kota Medan. Seperti yang digelar di SMK-TR Raksana Medan yang diikuti ratusan siswa pekan lalu.
Penyuluhan ini dilakukan guna pembekalan pengetahuan kepada generasi anak bangsa akan bahaya Narkotika.

Ketua Markas Cabang Laskar Merah Putih Kota Medan, Mangatas Siagian menyebutkan, penyuluhan Narkoba penting dilakukan kepada generasi muda terutama pelajar. Bahaya Narkoba harus disosialisasikan sejak dini kepada para pelajar, karena pelajar rentan terhadap pergaulan bebas dan penggunaan Narkoba.

"Pelajar adalah asset bangsa dan calon pemimpin masa depan. Untuk itu jangan sampai generasi muda diracuni Narkoba. Maka penyuluhan ini sangat penting agar di usia muda ini mereka sudah bisa mebedakan yang baik dan buruk. Ini tugas kita semua, khususnya pemerintah harus peduli dengan masa depan anak yang juga masa depan bangsa", tegas Mangatas Siagian.

Pada kesempatan itu, anggota DPRD Medan Jhony Nadeak menyebutkan sangat mendukung pelaksanaan penyuluhan Narkoba yang digelar Laskar Merah Putih. Penyuluhan akan menjadi pembelajaran bagi generasi muda.

"Generasi muda harus diawasi jangan sampai terlibat Narkoba. Sebab di tangan merekalah nasib bangsa ini ke depan. Saya berharap penyuluhan ini berlanjut di setiap sekolah secara rutin", kata Jhony Nadeak juga anggota Fraksi PDS ini.

Bahkan untuk kelanjutan kegiatan seperti itu menurut Jhony, pantas didukung semua pihak. Kepada Pemko Medan khususnya Walikota Medan Drs Rahudman Harahap agar dapat memperhatikan kegiatan penyuluhan Narkoba kepada para pelajar. "Masalah nasib bangsa adalah tanggungjawab semua pihak, baik orangtua, guru dan pemerintah. Agar generasi muda tidak mudah terjerumus dalam Narkoba", ujarnya.

Dalam acara tersebut juga dihadiri beberapa nara sumber seperti Winda Kustiawan, MA, Abdul Karim Batubara, MA, Polresta Medan diwakili Kasat Narkoba Irianto Wijaya. Sedangkan Kepsek SMK-TR Raksana Drs Anton Siagaian didampingi wakil kepala sekolah Drs H Sibarani, Drs B Manurung berterimakasih kepada seluruh pengurus Laskar Merah Putih Kota Medan.

  • Represif
Tindakan represif; yaitu suatu tindakan aktif yang dilakukan
pihak berwajib pada saat penyimpangan sosial terjadi agar
penyimpangan yang sedang terjadi dapat dihentikan.
Contohnya guru memberi hukuman kepada siswa yang
terlambat dan tidak tertib di sekolah. Hukuman ini dimaksud-
kan agar tindakan penyimpangan siswa tidak berulang lagi.

Contoh kasus:
Contoh kasus Lainnya >>

Lagi, SMA 6 dan 70 Tawuran

Metrotvnews.com, Jakarta: Pelajar SMA 6 dan SMA 70 Jakarta Selatan kembali terlibat tawuran di kawasan Bulungan, Kebayoran Baru, Kamis (26/1) sore. Untuk melerai tawuran tersebut, polisi terpaksa membuang tembakan peringatan ke udara.

Beginilah aksi tawuran antar kedua pelajar tersebut yang terjadi tak jauh dari lokasi sekolah mereka. Tawuran kedua pelajar tersebut tanpa alasan jelas yang menjadi penyebabnya. Mereka mempersenjatai diri dengan membawa gir sepeda motor dan bambu.

Akan tetapi aksi tawuran kedua pelajar ini tak berlangsung lama. Warga setempat dan beberapa polisi yang tiba di lokasi kejadian, langsung melerai aksi tersebut.(DNI)


  • Persuasif
Tindakan Persuasif , Pengendalian sosial yang dilakukan tanpa kekerasan misalnya melalui cara mengajak, menasihati atau membimbing anggota masyarakat agar bertindak sesuai dengan nilai dan norma masyarakat

Contoh Kasusnya 
Contoh kasus Lainnya >>



Jakarta - Polda Metro Jaya mengedepankan kegiatan persuasif dalam pelaksanaan Operasi Simpatik Jaya 2015. Jika ada pelanggaran, pengendara tidak ditilang, melainkan ditegur.
"Yang berkaitan dengan tilang tidak kita laksanakan, karena ini Operasi Simpatik. Kedepankan persuasif simpatik. Ada pelanggaran kita tegur. Jadi untuk penilangan tidak ada. Manakala ada masyarakat yang melakukan pelanggaran, maka lebih banyak kita lakukan teguran," ujar Unggung, usai memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Simpatik Jaya 2015, di Lapangan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (1/4).
Unggung menyampaikan, ada 2.200 personel gabungan yang diturunkan dalam Operasi Simpatik Jaya 2015. Para personel akan melakukan pengaturan dan penjagaan tiap lima jam, bergantian dari pagi hingga malam.
"Kemarin sudah kumpulkan jajaran lalu lintas, polanya dirubah. Pagi berangkat apel jam 05.30 WIB. Pagi sampai siang lima jam, siang sampai malam lima jam. Setiap selesai tugas kita evaluasi," ungkapnya.
Ia menyampaikan, evaluasi dilakukan untuk mengecek setiap anggota terkait tugas yang dilaksanakan, agar dapat mengubah pandangan masyarakat terhadap kinerja polisi lalu lintas.
"Jadi kita evaluasi, mana anggota yang melakukan peneguran. Untuk mengecek masing-masing anggota, kita ubah image agar tidak seperti kemarin (polisi marah-marah di atas bus Transjakarta). Evaluasi dilakukan setiap selesai laksanakan tugas," tandasnya.
Bayu Marhaenjati/FAB


  • Kuratif
Tindakan kuratif; tindakan ini diambil setelah terjadinya tindak
penyimpangan sosial. Tindakan ini ditujukan untuk mem-
berikan penyadaran kepada para pelaku penyimpangan agar
dapat menyadari kesalahannya dan mau serta mampu
memperbaiki kehidupannya, sehingga di kemudian hari tidak
lagi mengulangi kesalahannya.

Contoh kasus:
Contoh kasus Lainnya >>

Akhirnya, Polisi Jerat Afriyani dengan Pasal Pembunuhan 

Jakarta - Akhirnya pengemudi Xenia, Afriyani Susanti (29), dikenakan pasal pembunuhan oleh polisi. Pertimbangan itu diambil setelah melakukan pemeriksaan maraton terhadap Afriyani.

"Ya kemungkinan pasal pembunuhan 338 KUHP, ancamannya 15 tahun penjara," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto, saat dihubungi detikcom, Selasa (31/1/2012).

Rikwanto menjelaskan saat ini Afriyani terus diperiksa. Penyidik menemukan indikasi yang bisa menjerat dan mengkaitkan pelaku dengan pasal pembunuhan.

"Soal nanti terlibat atau tidaknya bagaimana hakim," tuturnya.

Afriyani pada Minggu 22 Januari lalu menabrak belasan pejalan kaki. 9 Orang pejalan kaki meninggal dunia. Afriyani diduga menenggak minuman keras dan ekstasi sebelum peristiwa terjadi. Dia kini ditahan di Mapolda Metro Jaya. Sebelumnya Afriyani dijerat UU Lalu Lintas yang ancamannya hanya 6 tahun penjara.

6 comments: